"Ini juga kan terbuka mengulang saya enggak mungkin detail seperti itu biaya makan ajudan jangan-jangan nanti makan pamdal enggak mungkin saya ngurus-ngurus kayak gitu," kata Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (4/3).
Jokowi menegaskan jika dirinya lebih condong memperhatikan anggaran yang besar-besar.
"Paling penting tolong dicermati jangan ngurus yang kecil-kecil kita pikirkan APBD yang gede-gede," kilahnya.
Selain itu, Jokowi juga tidak menganggarkan besaran anggaran untuk pidato dirinya. Jokowi berjanji akan memotong anggaran tersebut jika dinilai tidak efisien.
"Tadi tanya lagi pidato pak gubernur Rp 500 juta ada yang ngomong kayak gitu. Saya enggak ngomong yang kayak gitu. Bahkan saya enggak pernah pidato juga apa lagi sampai ngangarin artinya memang yang lalu-lalu seperti itu," jelas Jokowi.
"Kalau itu dianggap tidak efisien itu kan masih dalam anggaran realisasinya nanti bisa saya potong bisa saya efisiensikan," sambungnya.
Kemudian Jokowi akan secepatnya meninjau ulang tentang anggaran-anggaran yang tidak efisien tersebut. Karena saking banyaknya item pos anggaran, dirinya tidak terlalu memperhatikan anggaran-anggaran yang tidak terlalu besar.
"Iya lah nanti ditinjau, itu kan ada 57 ribu item tidak mungkin saya ngerti semuanya. Tapi karena ini transparan kita pasang pengumuman dibuat poster nanti terperinci semua dan masyarakat bisa melihat. Ini keterbukaan," tandasnya.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/jakarta/jokowi-janji-pangkas-uang-makan-ajudan-rp-15-m.html
Post a Comment
Post a Comment