Ads (728x90)

Anonymous 13:46


Penerapan kebijakan ganjil-genap dengan stiker sebagai tanda pembedanya akan mulai dilaksanakan pada akhir Juni 2013 nanti. Pemakaian stiker masih dalam kalkulasi. Masih ada kemungkinan stiker dibatalkan jika dinilai tidak efektif.

"Ini baru dikalkulasi baik mengenai stiker, kebijakannya, kesiapannya, semuanya. Kalau semuanya dianggap itungan dari Polda tidak efektif ya nggak usah, harus berani. Ngapain kita buat tapi hanya untuk nambah-nambahin anggaran saja, nggak boleh. Kalau memang dihitung dipandang tidak, ya nggak usah dijalanin (pemakaian stiker)," jelas Gubernur Jokowi di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).




Jokowi berada di Polda dalam rangka memberi kuliah umum tentang kepemimpinan kepada 20 siswa sekolah staf dan pimpinan Polri. Dia mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulung.

Jokowi mengatakan perhitungan atas efektivitas stiker dilakukan oleh Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya. "Digabungin, nanti ketemu hitung-hitungannya seperti apa, kalkulasinya seperti apa," katanya.

Dishub DKI Jakarta menghitung biaya cetak stiker ganjil-genap sekitar Rp 12,5 miliar untuk 2,5 juta mobil.

Untuk mendukung kebijakan ini Polda Metro juga siap memberikan fasilitas tukar balik nopol kendaraan. Loket penukaran sudah dibuka sejak Februari lalu di setiap Samsat di Jakarta. Total loket di seluruh Jakarta ada 14 loket.

Pemohon diharuskan membawa KTP, BPKB, STNK dan ada cek fisik mobil. Yang pelu dicatat, pelayanan ini gratis.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/03/05/132936/2186085/10/jokowi-jika-stiker-ganjil-genap-tak-efektif-batalkan-saja?991101mainnews

Post a Comment

Post a Comment