MAAF
Oleh Andrie Susanto
Tuhan�
Kucoba tuk selami untaian tanya
Yang s�lalu bersandar di waktu yang gelisah ini
Merangkak bersama kilauan makna,
Yang tak pernah sedikitpun meringis tuk dimaknai
Berselimut sepi namun damai
Bergemuruh namun tak ramai
Tuhan�.
Haruskah kuselipkan kata,
Dibalik bibir yang kelu ini ??
Tidak�tidak �Tuhan�.
Itu hanya akan menjadi onggokan sampah
Didasar laut nafsu, yang takkan pernah redup ini
Mengikis perlahan tambatan malam
Dan menggantinya dengan fajar bertopeng khilaf
Tuhan�
Kata ini pun takkan pernah terucap
Jika ia tak pernah terlahir tuk di ucap�
Tuhan�
Terimalah kata Maafku�..
------------------------
No. Urut : 3795
Tanggal Kirim : 08/08/2012 12:35:11
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment