CIA Ternyata Persenjatai Pemberontak Suriah
Peranan Amerika Serikat dalam pemberontakan yang dilakukan di Suriah, ternyata tidak hanya pada dukungan politis semata. Dukungan "(CIA) lembaga intelijen AS" kepada kaum pemberontak, terbongkar.
Terungkapnya peranan "CIA" tersebut diungkapkan New York Times dalam laporannya, Senin (25/3) waktu setempat. "CIA" berada di tengah-tengah Arab dan Turki yang sama-sama mendukung tergulingntya "rezim Bashar al-Assad".
Dalam laporan itu, disebutkan "CIA" berperan dalam mengakomodir lalu lintas persenjataan untuk oposisi. Sejumlah pejabat pihak oposisi juga mengkonfirmasi adanya bantuan "CIA".
Proses pengangkutan senjata yang awalnya dalam skala kecil pada awal 2012, meningkat tajam belakangan ini. Sebanyak 160 penerbangan "kargo militer" dari "Jordania, Arab Saudi dan Qatar" diduga 'diamankan' oleh "CIA".
"CIA" juga diduga membantu pengadaan senjata secara besar-besaran dari Kroasia. Lembaga "intelijen" ini lantas menentukan oposisi mana saja yang berhak menerima bantuan senjata.
Kelompok oposisi Suriah gencar melakukan serangan kepada rezim Bashar sejak dua tahun silam. Awalnya, aksi protes warga yang semula damai berubah menjadi peran yang memanas.

CIA Ternyata Persenjatai Pemberontak Suriah
Post a Comment