Ads (728x90)

Latest Post

Kesehatan

Tips

Eksekusi Pancung terhadap pembantu rumah tangga asal Sri Lanka,� Rizana Nafeek memicu protes di negeri asalnya.

Orang-orang turun ke jalan,� Pemerintah Sri Lanka bahkan menarik duta besarnya dari Arab Saudi, pada Kamis 10 Januari 2013.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Karunatillake Amunugama mengatakan, pihaknya menarik Dubesnya, Ahmed A. Jawad pulang, dan melayangkan protes atas eksekusi atas Rizana yang dilaksanakan di sebuah penjara di dekat Riyadh.

"Kami menarik Dubes di Arab sebagai ekspresi ketidakpuasan," kata Amunugama, seperti dilansir Channel News Asia , Jumat (11/1/2013).

Apalagi, dia menambahkan, pihak Sri Lanka telah berulang kali mengajukan permohonan agar nyawa Rizana diselamatkan. Namun tak digubris.

Langkah protes diajukan pasca Presiden Mahinda Rajapakse menyatakan penyesalannya atas proses eksekusi tersebut, meski sang presiden sendiri telah mengajukan pengampunan.

Eksekusi Rizana mengagetkan warga Sri Lanka, terutama keluarganya, yang bersikukuh meminta jasad perempuan itu dipulangkan.

"Hati keluarganya hancur," kata seorang kerabat korban, Abdul Jihad, warga Desa Muttur di timur Sri Lanka. "Mereka menuntut jasadnya dikembalikan, meski kami mendapat informasi dia telah dimakamkan."

Rizana pergi ke Arab Saudi pada tahun 2005,di usia 17 tahun, menjadi pembantu rumah tangga, untuk mewujudkan mimpinya mengumpulkan uang untuk membangun rumah bagi keluarganya yang selama ini tinggal di penampungan darurat.

"Ibunya kini masih syok, ayahnya bahkan jatuh sakit dan segera dilarikan ke rumah sakit."

Kasus kematian Rizana juga membuat organisasi Uni Eropa prihatin dan meminta pemerintah Arab Saudi untuk menghentikaneksekusi mati.

Sementara koran-koran di Sri Lanka menjadikan eksekusi tersebut sebagai headline, sembari mengabarkan hening cipta dilakukan di parlemen negeri itu Rabu lalu.

Dituduh Membunuh BayiRizana Nafeek dijatuhi hukuman mati atas tuduhan membunuh bayi, anak majikannya.
Di tengah perseteruannya dengan ibu korban.

Namun dalam persidangan, Rizana mengaku tak bersalah, ia mengatakan bayi tersebut tewas akibat tak sengaja tersedak saat minum dari botol. Kala itu ia masih berusia 17 tahun.

sumber

Post a Comment