Ads (728x90)

Latest Post

Kesehatan

Tips


Ini merupakan mimpi saya yang sangat aneh dan juga sengat menarik sekali, karena mimpi saya kali ini merupakan mimpi yang berbeda sekali dan terasa nyata. Karena sangat menariknya saya tulis mimpi ini sebagai sebuah cerita yang menarik meskipun hanya Fiktif saya.




“Mimpi Dibunuh Oleh Dajjal”

Saat itu saya berada disebuah tempat yang bernama Talang yaitu sebuah desa kecil, saat itu ada seesorang yang mencurigakan sedang mengawasi rumahku, karena merasa keluargaku terancam dengan lelaki misterius itu lalu aku mengejarnya dengan baju besiku karena menurut keluargaku dia bukan manusia biasa, matanya buta sebelah, rambutnya kriting, dan agak gemuk mirip seperti cirri-ciri DAJJAL  atas saran keluarga saya memakai sebuah baju besi yang kuat yang tidak dapat ditembus oleh pedang yang tajam. Saya pun mulai mengejarnya tapi berlari kearah sebuah perkarangan dan menghilang begitu saja, saya pun mencarinya tapi tidak kunjung ketemu juga jadi saya kembali ke rumah untuk bertemu keluarga saya, tapi saya tidak percaya kalau pria itu dalah DAJJAL saya menggap orang itu dalah orang gila saja. Pada pagi harinya di sebuah jalan dekat rumah saya banyak para pemuda yang membawa senjata dan meneriakan “ALLAHUAKBAR MARI KITA BUNUH DAJJAL YANG TERKUTUK INI” dan saya melihat seorang pria misterius yang saya kejar kemarin dengan membawa sebuah tongkat dan memakai jubah berwarna putih dengan menatap tajam kearah para Pemuda tadi, berdiri di tengah jalan.

Saya pun menanyakan kepada salahsatu pemuda yang berdiri di dekat saya. “Siapakah pria tua yang memakai jubah putih itu wahai saudaraku” pemuda itu lalu menjawab “sesungguhnya Pria Tua itu adalah DAJJAL yang telah diramalkan al quran, dia telah membawa fitnah dan kami ingin membunuhnya sekarang”.Mendengar pernyataan itu saya pun bergabung dengan para pemuda itu.
Tidak lama kemudian kami pun mulai menyerang pria itu tapi tiba-tiba pria itu menghentakan tongkatnya ke tanah dan muncul pasir dari tongkat itu, lalu pasir itu terbang menghantam para pemuda itu, pasir itu ternyata adalah sebuah pasir yang beracun yang membunuh pemuda-pemuda itu. Para pemuda yang selamat lari berhamburan untuk menyelamatkan diri dari serangan Dajjal itu dengan terluka parah termasuk saya. Saya berlari menuju Rumah saya untuk menyelamatkan diri, saat itu kondisi tubuh saya terlukan parah terkena pasir beracun itu, setengah tubuh saya teluka tidak berbentuk. Saya pun melihat ke arah keluar, saya melihat banyak sekali mayat yang tergeletak termasuk paman & beberapa keluarga saya. Yang tersisah dari keluarga saya hanyalah kakek dan nenek saya yang selamat.

                Tiba-tiba dajjal itu menghentakan tongkatnya lagi dan terjadilah padai pasir yang besar yang dapat menghancurkan apa saja, saya pun berlari kearah kamar untuk menyelamatkan diri dari badai pasir tersebut. Setelah badai pasir yang mematikan tersebut berakhir saya keluar dan betapa kagetnya saya ketika melihat kakek dan nenek saya telah meninggal dunia akibat badai pasir mematikan yang dibuat Dajjal itu, saya menanggis dan menyesal tidak bisa menyelamatkan mereka berdua karena hanyalah merekalah yang tersisa dari keluarga saya. Saya keluar untuk melihat keadaan, seluruh kota telah hancur tak tersisa. Saat saya berada disebuah hutan tiba-tiba saya dikejar-kejar oleh makhluk-makhluk aneh saya pun berlari dengan kondisi luka parah, lalu ada suara yang memanggil saya dari arah perkebunan dekat hutan itu, saya pun lari ke perkebunan itu dan ada seorang wanita yang menyuruh saya untuk masuk ke sebuah perkebunan Kopi lalu wanita misterius itu menyuruh untuk berdiri didekatnya dan menyuruh melihat makhluk-makluk aneh yang mengejar saya dari kejauhan. Tiba tiba saat makhluk aneh itu saat mencoba melewati perkebunan kopi, para makhluk itu berubah menjadi batu, ini sungguh aneh sekali.

                Wanita itu bernama Lahriyah dan dia memiliki paras yang cantik seperti bidadari, dia lalu mengajak saya ke sebuah danau yang sangat indah dan wanita itu menyuruh saya untuk membasuh luka saya dengan air di danau tersebut, air di danau itu amat sejuk dan anehnya setelah saya membasuh luka saya, luka saya sembuh dengan cepat dan tidak berbekas sama sekali. Selanjutnya Lahriyah itu mengajak saya ke sebuah rumah yang sangat bagus dan indah di dekat danau itu, disana saya melihat banyangan keluarga saya yang telah meninggal tersenyum dangan wajah yang bersinar, Lahriyah mengatakan bahwa keluarga saya tenang di Surga. Saya sangat terharu dan meneteskan air mata, lalu Lahriyah menyuruh saya untuk pergi ke sebuah sekolah tempat pengungsian, saya pun berterimakasih kepada wanita itu dan tiba-tiba tempat itu dan Lahriyah menghilang begitu saja.

                Saya pun pergi ke sebuah sekolah yang dimaksud oleh Lahriyah itu, ternyata sekolah itu adalah sekolah saya dulu dan betapa senangnya saya melihat teman-teman saya yang selamat. Saat saya memasuki sekolah betapa kagetnya saya karena ternyata Dajjal telah berada disana dan mencoba mempengaruhi teman-teman untuk menjadi pengikutnya. Dajjal itu berkata “sesungguhnya Jika kalian menjadi pengikutku maka kalian akan selamat di dunia dan Hidup kalian akan dipenuhi kebahagiaan yang abadi untuk selamanya, tapi jika kalian tidak menjadi pengikutku maka kalian tidak akan selamat wahai anak Adam”. Saya bergabung dengan kelompok itu dan saya mengatakan “Tiada Tuhan selain ALLAH, dan engkau adalah makhluk yang terkutuk dan Sesat dengan menyebar Fitnah dan mencoba menyesatkan manusia ke jalan yang tidak benar, sampai kapan pun aku tidak akan menjadi pengikutmu dan wahai teman-temanku pria ini sesungguhnya adalah DAJJAL pendusta”.

                Saya pun pergi dari sekolah itu dan tiba-tiba Dajjal tersebut berada di Depan saya dengan tatapan tajam yang menakutkan, saat saya menatap satu matanya berwarna Merah, badan saya mulai melemah tak berdaya dan saat itu juga saya meniggal ditangan DAJJAL itu.

 Selesai

Post a Comment