Ads (728x90)

Latest Post

Kesehatan

Tips

saudaraku seiman dan seakidah.
semoga senantiasa dalam lindungan ALLAH Ta'ala.
'' AL-HAMDULILLAH SEGALA PUJA PUJI SYUKUR KITA
PANJATKAN KEHADIRAT ALLAH S.W.T YANG TELAH
MEMBERIKAN BERBAGAI MACAM2 NIKMAT .
TERUTAMA NIKMAT IMAN DAN ISLAM.
Shalawat serta salam senantiasa Kita curahkan kepada
Baginda Nabi Agung Muhammad S.A.W Beserta para
sahabat2' serta keluarga dan para pengikut2'nya
Sholallahu alla muhammad sholallahu allahi wassalim
wabbarik wassalim allaih.
Allah'huma sholih wassalim wabbarik wassalim allaih .
( ُﻢْﻴِﻠَﻌْﻟﺍ َﺖْﻧﺃ َﻚَّﻧﺇ ﺎَﻨَﺘْﻤَّﻠَﻋ ﺎَﻣ َّﻻﺇ ﺎَﻨَﻟ َﻢْﻠِﻋ َﻻ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ﺍْﻮُﻟﺎَﻗ
ُﻢْﻴِﻜَﺤْﻟﺍ )
Artinya : " Mereka berkata maha suci engkau ya Allah,
kami tak ada ilmu kecuali apa yang Engkau ajarkan,
sesungguhnya Kamu Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana ". ( QS : Al-BaQarah Ayat: 32 )
ِﻢِﺗﺎَﺨْﻟﺍَﻭ َﻖِﻠْﻏُﺍ ﺎَﻤِﻟ ِﺢِﺗﺎَﻔْﻟﺍ ِﻥِﺪَّﻤَﺤُﻣ ﺎَﻧِﺪِّﻴَﺳ ﻰَﻠَﻋ ِّﻞَﺻ َّﻢُﻬَّﻠﻟﺍ
ﻰﻟِﺍ ﻯِﺩﺎَﻬْﻟﺍَﻭ ِّﻖَﺤْﻟﺎِﺑ ‍ ِّﻖَﺤْﻟﺍ ِﺮِﺻﺎَﻧ َﻖَﺒَﺳ ﺎَﻤِﻟ
ِﻢْﻴِﻈَﻌْﻟﺍ ِﻩِﺭﺍَﺪْﻘِﻣَﻭ ِﻩِﺭْﺪَﻗ َّﻖَﺣ ِﻪِﻟﺍ ﻰﻠَﻋَﻭ ﻢْﻴِﻘَﺘْﺴُﻤْﻟﺍَ ﻚِﻃﺍَﺮِﺻ
"Ya Allah, Limpahilah Rahmat ke atas Junjungan
baginda nabi Muhammad, yang membukakan apa yang
tertutup, yang menamatkan apa yang terdahulu, yang
membela kebenaran dengan kebenaran, yang
memberi petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus.
ِﺔَﻴِﻓﺎَﻋَﻭ ﺎَﻬِﺋﺍَﻭَﺩَﻭ ِﺏْﻮُﻠُﻘﻟْﺍ ِّﺐِﻃ ٍﺪَّﻤَﺤُﻣ ﺎَﻧِﺪِّﻴَﺳ ﻰَﻠَﻋ ِّﻞَﺻ َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ
ِﻪِﺒْﺤَﺻَﻭ ِﻪِﻟﺁ ﻰَﻠَﻋَﻭ ﺎَﻬِﺋﺎَﻴِﺿَﻭ ِﺭﺎَﺼْﺑَﻷْﺍ ِﺭْﻮُﻧَﻭ ﺎَﻬِﺋﺎَﻔِﺷَﻭ ِﻥﺍَﺪْﺑَﻷْﺍ
َﻢَّﻠَﺳَﻭ.
"Ya Allah, sholawat dan salam kepada junjungan kami
baginda Rasulullah Muhammad SAW, obat dan penawar
kalbu, penyehat bada dan penyembuh badan serta sinar
dan cahaya penglihatan. Juga kepda keluarga dan
sahabat beliau."
Shollahu Alla muhammad Shollahu Allahi wassalim
wabbarik wassalim allaih.
[46:13]
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan
kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah
maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan
mereka tiada (pula) berduka cita.
[46:14]
Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal
di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah
mereka kerjakan. ( Quran Surat AL-Ahqaf ayat 13 -14 )
Kaum muslimin & wal-muslimat …
Istiqomah, sebuah perbendaharaan paling berharga
bagi setiap insan…
Tidak ada seorang pun di dunia ini melainkan
membutuhkannya. Agar kelak di akherat, dirinya bisa
berbahagia tatkala berjumpa dengan ALLAH di hari
kiamat.
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam
Shahihnya;
ُﻦْﺑﺍ ﺎَﻨَﺛَّﺪَﺣ ﺎَﻟﺎَﻗ ٍﺐْﻳَﺮُﻛ ﻮُﺑَﺃَﻭ َﺔَﺒْﻴَﺷ ﻲِﺑَﺃ ُﻦْﺑ ِﺮْﻜَﺑ ﻮُﺑَﺃ ﺎَﻨَﺛَّﺪَﺣ
ﺎًﻌﻴِﻤَﺟ َﻢﻴِﻫﺍَﺮْﺑِﺇ ُﻦْﺑ ُﻖَﺤْﺳِﺇَﻭ ٍﺪﻴِﻌَﺳ ُﻦْﺑ ُﺔَﺒْﻴَﺘُﻗ ﺎَﻨَﺛَّﺪَﺣ ﻭ ﺡ ٍﺮْﻴَﻤُﻧ
ْﻦَﻋ ْﻢُﻬُّﻠُﻛ َﺔَﻣﺎَﺳُﺃ ﻮُﺑَﺃ ﺎَﻨَﺛَّﺪَﺣ ٍﺐْﻳَﺮُﻛ ﻮُﺑَﺃ ﺎَﻨَﺛَّﺪَﺣ ﻭ ﺡ ٍﺮﻳِﺮَﺟ ْﻦَﻋ
َﻝﺎَﻗ ِّﻲِﻔَﻘَّﺜﻟﺍ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﺪْﺒَﻋ ِﻦْﺑ َﻥﺎَﻴْﻔُﺳ ْﻦَﻋ ِﻪﻴِﺑَﺃ ْﻦَﻋ َﺓَﻭْﺮُﻋ ِﻦْﺑ ِﻡﺎَﺸِﻫ
ُﻪْﻨَﻋ ُﻝَﺄْﺳَﺃ ﺎَﻟ ﺎًﻟْﻮَﻗ ِﻡﺎَﻠْﺳِﺈْﻟﺍ ﻲِﻓ ﻲِﻟ ْﻞُﻗ ِﻪَّﻠﻟﺍ َﻝﻮُﺳَﺭ ﺎَﻳ ُﺖْﻠُﻗ
ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ ُﺖْﻨَﻣﺁ ْﻞُﻗ َﻝﺎَﻗ َﻙَﺮْﻴَﻏ َﺔَﻣﺎَﺳُﺃ ﻲِﺑَﺃ ِﺚﻳِﺪَﺣ ﻲِﻓَﻭ َﻙَﺪْﻌَﺑ ﺍًﺪَﺣَﺃ
ْﻢِﻘَﺘْﺳﺎَﻓ
Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Abu Kuraib menuturkan
kepada kami. Mereka berdua berkata; Ibnu Numair
menuturkan kepada kami [tanda perpindahan sanad]
demikian pula Qutaibah bin Sa’id dan Ishaq bin Ibrahim
mereka semuanya menuturkan kepada kami dari Jarir
[tanda perpindahan sanad] begitu pula Abu Kuraib
menuturkan kepada kami. Dia berkata; Abu Usamah
menuturkan kepada kami. Mereka semuanya
meriwayatkan dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari
Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi, dia berkata; Aku
berkata,
“Wahai Rasulullah, katakanlah kepada saya suatu
ucapan di dalam Islam yang tidak akan saya tanyakan
kepada seorang pun sesudah anda.” Sedangkan dalam
penuturan Abu Usamah dengan ungkapan, “orang
selain anda”, maka beliau menjawab, “Katakanlah; Aku
beriman kepada Allah, kemudian istiqomahlah.” (HR.
Muslim dalam Kitab al-Iman, lihat Syarh Nawawi
[2/91-92])
Istiqomah, sebuah perkara yang sangat agung dan
tidak bisa diremehkan, sampai-sampai Ibnu Abbas
radhiyallahu’anhuma mengatakan tatkala menjelaskan
firman Allah ta’ala,
َﺕْﺮِﻣُﺃ ﺎَﻤَﻛ ْﻢِﻘَﺘْﺳﺎَﻓ
“Istiqomahlah engkau sebagaimana yang telah
diperintahkan kepadamu.
[11:112]
Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar,
sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga)
orang yang telah tobat beserta kamu dan janganlah
kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha
Melihat apa yang kamu kerjakan.
”(QS : Huud Ayat 112)
Ibnu Abbas mengatakan, “Tidaklah turun kepada
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam
keseluruhan al-Qur’an suatu ayat yang lebih berat dan
lebih sulit bagi beliau daripada ayat ini.” (lihat Syarh
Nawawi [2/92]).
Sampai-sampai sebagian ulama -sebagaimana dinukil
oleh Abu al-Qasim al-Qusyairi- mengatakan.
ﺮِﺑﺎَﻛَﺄْﻟﺍ ﺎَّﻟِﺇ ﺎَﻬﻘﻴِﻄُﻳ ﺎَﻟ ﺔَﻣﺎَﻘِﺘْﺳﺎِﻟﺍ
“
Tidak ada yang bisa benar-benar istiqomah melainkan
orang-orang besar.” (Disebutkan oleh an-Nawawi
dalam Shohih imam Muslim [2/92])
Oleh sebab itu ikhwah sekalian, semoga Allah
meneguhkan kita di atas jalan-Nya, marilah kita
mengingat besarnya nikmat yang Allah karuniakan
kepada Ahlus Sunnah WAL Jamaah yang tetap tegak di
atas kebenaran di antara berbagai golongan yang
menyimpang dari jalan-Nya.
Inilah nikmat teragung dan anugerah terindah yang
menjadi cita-cita setiap mukmin. Allah ta’ala berfirman,
ُﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ُﻝَّﺰَﻨَﺘَﺗ ﺍﻮُﻣﺎَﻘَﺘْﺳﺍ َّﻢُﺛ ُﻪَّﻠﻟﺍ ﺎَﻨُّﺑَﺭ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ َّﻥِﺇ
ﻲِﺘَّﻟﺍ ِﺔَّﻨَﺠْﻟﺎِﺑ ﺍﻭُﺮِﺸْﺑَﺃَﻭ ﺍﻮُﻧَﺰْﺤَﺗ ﺎَﻟَﻭ ﺍﻮُﻓﺎَﺨَﺗ ﺎَّﻟَﺃ ُﺔَﻜِﺋﺎَﻠَﻤْﻟﺍ
ﻥﻭُﺪَﻋﻮُﺗ ْﻢُﺘْﻨُﻛ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan; Rabb
kami adalah Allah, kemudian mereka istiqomah akan
turun kepada mereka para malaikat seraya
mengatakan; Janganlah kalian takut dan jangan sedih,
dan bergembiralah dengan surga yang dijanjikan
ALLAH kepada kalian.” (QS. Fusshilat Ayat : 30).
al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullah mengatakan bahwa yang
dimaksud oleh ayat di atas -QS. Fusshilat : 30- adalah
orang-orang yang mentauhidkan Allah dan beriman
kepada-Nya lalu istiqomah dan tidak berpaling dari
tauhid. Mereka konsisten dalam melaksanakan
ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala sampai
akhirnya mereka meninggal dalam keadaan itu (lihat
Syarh Nawawi [2/92]).
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah
menjelaskan, bahwa mereka itu adalah orang-orang
yang mengakui dan mengikrarkan -keimanan mereka-,
mereka ridha akan rububiyah Allah ta’ala serta pasrah
kepada perintah-Nya. Kemudian mereka istiqomah di
atas jalan yang lurus dengan ilmu dan amal mereka,
mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan
kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan di akhirat
(lihat Taisir al-Karim ar-Rahman [2/1037-1038]).
Abu Bakar as-Shiddiq radhiyallahu’anhu mengatakan
ketika menafsirkan ayat di atas (yang artinya),
“Kemudan mereka tetap istiqomah”, maka beliau
mengatakan, “Artinya mereka tidak mempersekutukan
Allah dengan sesuatu apapun.” Diriwayatkan pula dari
beliau, “Yaitu mereka tidak berpaling kepada
sesembahan selain-Nya.” (Disebutkan oleh Ibnu Rajab
al-Hanbali di dalam Jami’ al-’Ulum, hal. 260).
Ali bin abi thalib meriwayatkan dari Ibnu Abbas
radhiyallahu’anhuma tentang makna firman Allah ta’ala
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan;
Rabb kami adalah Allah, kemudian mereka istiqomah”,
beliau mengatakan, “Yaitu mereka istiqomah dalam
menunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah
bebankan.” Sedangkan Abu al-’Aliyah mengatakan,
“Kemudian -setelah mengatakan ‘Rabb kami adalah
Allah- maka mereka pun mengikhlaskan kepada-Nya
agama dan amal.” Qatadah mengatakan, “Mereka
istiqomah di atas ketaatan kepada Allah.” Diriwayatkan
pula dari Hasan al-Bashri, apabila beliau membaca ayat
ini maka beliau berdoa, Allahumma anta Rabbuna
farzuqnal istiqomah;
‘Ya Allah, engkaulah Rabb kami, karuniakanlah rezeki
keistiqomahan kepada kami’.” ( Kitab Jami’ al-’Ulum,
hal. 260). A'amien ya ALLAH Ya Robbal ALamien.
ْﻞُﻗ ِﻪَّﻠﻟﺍ َﻝﻮُﺳَﺭ ﺎَﻳ ُﺖْﻠُﻗ َﻝﺎَﻗ ِّﻲِﻔَﻘَّﺜﻟﺍ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﺪْﺒَﻋ ِﻦْﺑ َﻥﺎَﻴْﻔُﺳ ْﻦَﻋ
ِﺚﻳِﺪَﺣ ﻲِﻓَﻭ َﻙَﺪْﻌَﺑ ﺍًﺪَﺣَﺃ ُﻪْﻨَﻋ ُﻝَﺄْﺳَﺃ ﺎَﻟ ﺎًﻟْﻮَﻗ ِﻡﺎَﻠْﺳِﺈْﻟﺍ ﻲِﻓ ﻲِﻟ
ﻢﻠﺴﻣ ﻩﺍﻭﺭ ْﻢِﻘَﺘْﺳﺎَﻓ ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ ُﺖْﻨَﻣﺁ ْﻞُﻗ َﻝﺎَﻗ َﻙَﺮْﻴَﻏ َﺔَﻣﺎَﺳُﺃ ﻲِﺑَﺃ
“Aku berkata, “Wahai Rasulullah katakanlah kepadaku
satu perkataan dalam Islam yang aku tidak akan
bertanya kepada seorang pun selain engkau. Beliau
bersabda, “Katakanlah, “Aku beriman kepada Allah,
kemudian beristiqamahlah (jangan menyimpang).” (HR
Muslim dari Sufyan bin Abdullah)
Selain ayat-ayat dan beberapa hadits di atas, ada
beberapa pernyataan ulama tentang kepentingan
istiqamah sebagaimana berikut;
“Jadilah kamu orang yang memiliki istiqomah, tidak
menjadi orang yang mencari karomah, kerana
sesungguhnya dirimu bergerak untuk mencari karomah
sementara Robbmu menuntutmu untuk beristiqomah.”
Syekh Al-Islam Ibnu Taimiyah berkata,
“Sebesar-besar karomah adalah memegang
istiqamah.”
Wasssallam .... semoga bermanfaat untuk kita semua
agar senantiasa istiQomah di jalan ALLAH Dan
Rasulullah.

Post a Comment