Pengisian, perubahan, dan penghapusan isi tabel dengan sql
Setelah semua tabel selesai dibuat, maka kita dapat mengisi data pada masing-masing tabel dengan menggunakan perintah INSERT. Perintah ini termasuk dalam kelompok DML. Kita akan mencoba menggunakan perintah ini pada tabel Bidang. Kita periksa dulu isi tabel Bidang dengan cara klik kanan pada nama tabel, kemudian pilih Open Table. Isi tabel akan muncul pada jendela Summary (gambar 12.20). Tutup kembali jendela Open Table tersebut.
Buka jendela Query, kemudian ketikkan perintah berikut:
INSERT INTO [Lat-01].[dbo].[Bidang]
([IdBidang]
,[NamaBidang]
,[Deskripsi])
VALUES
(8, 'Jaringan Wireless', NULL)
Perintah INSERT diikuti dengan nama basis data dan nama tabel ([Lat-01].[dbo].[Bidang]) kemudian, diikuti dengan nama kolom yang ada pada tabel tersebut. Kata kunci VALUES digunakan untuk memberi petunjuk bahwa pada bagian setelah kata kunci ini adalah data yang akan dimasukkan. Perhatikan, karena ada 3 kolom di tabel Bidang, maka kita juga memasukkan 3 buah data. Data pertama (8) harus terisi karena pada definisi tabel Bidang, dan kolom IdBidang dinyatakan NOT NULL. Data ketiga yaitu untuk kolom deskripsi kita isi NULL karena kita ingin mengosongkan isi kolom ini.
Jalankan perintah di atas. Kemudian klik kanan pada tabel Bidang, lalu pilih Refresh. Selanjutnya klik kanan lagi pada tabel Bidang, dan pilih Open Table. Data yang kita masukkan sudah berada pada tabel Bidang (gambar 12.21).
Kalau kita perhatikan, perintah INSERT di atas terlalu panjang. Coba hapus bagian daftar nama kolom pada perintah tersebut. Kemudian ganti data di bawah VALUES menjadi (9, 'Digital Animation', NULL). Kemudian, jalankan dan periksalah hasilnya. Apa yang terjadi? Setelah Refresh, kita akan menjumpai bahwa: data kita juga dapat dimasukkan tanpa harus menyebut daftar nama kolom pada perintah INSERT.
Sering-kali dalam pengisian data pada suatu tabel, kita melakukan kesalahan. Kesalahan dapat berupa kesalahan ketik atau kesalahan pembacaan data. Sehingga ketika diperiksa, kita menginginkan untuk merubah/memperbaiki data tersebut. Proses ini biasa disebut sebagai update data. Sql menyediakan perintah UPDATE untuk melakukan proses ini. Perintah ini masih termasuk dalam kelompok DML.
Misalnya kita ingin merubah isi kolom 'NamaBidang pada IdBidang' yang ke-5 (lihat gambar 12.21). Dari 'fotografi', kita rubah menjadi 'fotografi digital' maka, kita ketikkan perintah seperti berikut.
UPDATE [Lat-01].[dbo].[Bidang]
SET [NamaBidang] = 'Fotografi Digital'
WHERE [IdBidang] = 5
Periksa kembali isi tabel bidang. Jangan lupa, untuk me-refresh dulu tabel bidang sebelum perintah open table dijalankan.
Penghapusan data dengan sql dilakukan dengan perintah DELETE. Perlu diperhatikan, bahwa: perintah delete akan menghapus isi seluruh baris. Kalau kita hanya ingin mengosongkan isi satu bagian dari baris (atau satu sel) saja, gunakan perintah UPDATE. Misalnya kita ingin kita menghapus baris yang id-Bidangnya sama dengan 8, maka kita ketikkan dengan perintah seperti berikut.
DELETE FROM [Lat-01].[dbo].[Bidang]
WHERE [IdBidang] = 8
Halaman Terkait:
| Menggunakan t-sql | Definisi tabel dengan t-sql | Mencari dan menampilkan data dengan sql |
Post a Comment