MUARA BUNGO – Banjir yang menerjang kabupaten Bungo beberapa waktu lalu ternyata menimbulkan kerugian yang sangat besar. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun harian Bute Ekspres, kerugian akibat bencana banjir itu mencapai angka Rp 4 Miliar lebih.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol Linmas Kabupaten Bungo, Yohanes Afandi, Selasa (12/2) kemarin. Menurutnya, angka kerusakan akibat tersebut terhitung sejak tanggal 25 Desember 2012 sampai dengan banjir seminggu yang lalu.
“Ini memang banjir terbesar, kerugian yang diderita mencapai empat miliar rupiah lebih,” tuturnya, kepada harian ini.
Kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir kemarin lanjutnya, terdiri dari sector Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peternakan dan Perikanan, serta sektor Pendidikan.
Kerusakan dan kerugian banjir tersebut, sambungnya, direkap berdasarkan laporan dari beberapa instansi yang bersinggungan dengan musibah banjir kemarin.
Sector yang paling parah kata Yohanes terajdi pada bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Di bidang tersebut banyak tanaman padi yang puso, menurunnya produksi komoditi, serta banyak jalan usaha tani yang longsor.
Lalu berapa luas lahan persawahan masyarakat yang diterjang banjir sehingga mengakibatkan gagal panen? Yohanes mengaku pihaknya masih melakukan pendataan. Ia juga mengatakan lahan komoditi yang puso terjadi di tujuh Kecamatan terdiri dari Rantau Pandan, Bathin III, Pasar Muara Bungo, Muko-muko Bathin VII, Bathin III Ulu, Tanah Sepenggal, dan Tanah Sepenggal Lintas.
“Kerusakan di sector Tanaman Pangan dan Hortikultura hampir tiga milyar. Sedangkan Peternakan dan Perikanan lebih satu Milyar,” urainya.
Lantas berapa besar kerugian yang terjadi pada sector pendidikan? Yohanes menjawab kerugian yang diderita hanya sekitar setengah milyar. Kerusakan dan kerugian itu hanya terjadi di wilayah Rantau Pandan dan Kecamatan Pelepat.
Sementara untuk kerusakan yang diakibatkan banjir yang saat ini masih menggenangi sebagian wilayah di kabupaten Bungo Yohanes mengaku belum memiliki data konkreatnya karena masih dalam tahap pendataan.
Untuk di ketahui, banjir yang menerjang sejak tanggal 25 desember 2012 lalu menyebabkan sebagian besar di kabupaten Bungo terendam banjir dan menyebabkan banyak kerusakan yang ditimbulkan. Dari 17 kecamatan di kabupaten Bungo, sebanyak 10 kecamatan terkena banjir tersebut.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment